Sabtu, 21 Februari 2015

Mengantar Shodaqoh Teman Rp 1 Juta hari Jum'at, seminggu kemudian di hari Jum'at Dapat Komisi Jual Mobil Rp 2 Juta




        Seperti saya uraikan di awal bahwa Profesi ke-3 saya setelah Trainer /  Motivator Service Excellence dan Agent Property, adalah sebagai mediator jual-beli mobil bekas khususnya. Sebuah usaha yang tanpa sengaja digeluti setelah menolak beberapa calon pembeli rumah yang mengharapkan mobilnya bisa dibantu untuk dijualkan yang akan dipakai sebagai uang muka pembelian rumah.

        Suatu hari saya berkenalan dengan seseorang melalui bb. Mengetahui saya juga bisnis jual-beli mobil, beliau menawarkan 1 unit mobil milik temannya untuk dibantu jualkan oleh saya. Kayuh bersambut rezeki dihadapan tidak saya sia-siakan. Dijanjikan komisi Rp 2 Juta, saya langsung bergegas melakukan pemasaran mobil merk Honda tersebut. Bermodalkan fhoto-fhoto yang dikirim oleh kenalan baru saya tersebut, saya tancap gas menawarkan mobil tersebut melalui iklan online dan lewat blog saya http://mobilbalikpapanku.blogspot.com .

        Pada jum’at pagi, teman saya indrianto (salah satu pegawai Bank BUMN) meminta bantuan untuk menyalurkan shodaqohnya sebesar Rp 1.000.000,- ke panti asuhan. Setelah ditransfer oleh Indrianto, uang langsung saya tarik via ATM dan bergegas ke Panti Asuhan Nurul Iman untuk disampaikan. Jam 10.30 uang telah diterima Ustadz Saeful Ishaq. Saya segera pulang untuk bersiap menuju masjid sholat Jum’at. Setelah sholat jum’at ada seseorang menelpon saya menanyakan mobil yang saya iklankan secara online. Mobil merk Honda yang 3 minggu lalu saya pasarkan, ingin disurvey oleh beliau. Saya kaget dan merasa gugup merasa seolah rezeki saya mendekat. Saya lantas menghubungi teman saya untuk membuat janji mempertemukan pemilik mobil dengan calon pembeli yang barusan menelpon saya seusai sholat jum’at.

        Malam harinya disepakati pertemuan survey mobil di sebuah stadion badminton karena kebetulan pemilik ada jadwal olah raga malam itu. Jum’at pagi mengantar shodaqoh Rp 1.000.000,- malam harinya mengantar calon pembeli mobil untuk melihat dan negosiasi. Setelah mobil dilihat, calon pembeli membawa 2 orang temannya yang mengerti mesin. Merasa agak puas dengan kondisi mobil, namun karena malam hari maka diputuskan untuk melihat kembali mobil tersebut disiang hari. Perbincangan harga sudah seperti mengena, tinggal melihat kondisi disiang hari. Keesokan harinya tanpa saya temani, calon pembeli bertemu pemilik mobil dan teman saya untuk melihat kondisi mobil sekaligus tes drive. Teman saya yang merupakan teman pemilik mobil menghubungi saya dan menginformasikan bahwa mobil sudah disurvey. Katanya calon pembeli akan memberi jawaban 1 minggu lagi. Tanpa memiliki beban, saya berdoa semoga ada rezeki saya melalui penjualan mobil tersebut.

        Seminggu kemudian, dihari jum’at tepatnya siang hari jam 2 setelah sholat jum’at saya dihubungi oleh calon pembeli bahwa transaksi jual-beli tersebut telah terjadi tadi pagi sebelum sholat jum’at. Pembayaran dan serah terima mobil telah terlaksana. Saya senang dan mengucapkan terima kasih kepada pembeli mobil yang ramah tutur katanya tersebut karena beliau ternyata seorang PNS bergelar Doktor (S-3) lulusan beasiswa universitas di Belanda. Sampai jam 5 sore saya belum mendapat kabar teman saya yang bertindak mediator pertama perihal komisi saya. Saya tidak melakukan upaya penagihan kepada ybs, karena saya meyakini bila rezeki saya sudah sampai maka tiada siapapun bisa menghalangi. Malam hari setelah sholat maghrib berjamaah di masjid, saya mendapat telpon dari teman saya yang memberitahu bahwa transaksi jual-beli mobil telah berlangsung pagi tadi. Teman saya meminta nomor rekening saya untuk mentransfer komisi saya sebesar Rp 2.000.000,- seperti kesepakata semula kami.

        Seketika itu notifikasi sms banking saya terima bahwa dana Rp 2.000.000,- tersebut telah masuk ke rekening saya. Alhamdulillah, hanya berselang 1 minggu atau tepatnya dari jum’at ke jum’at berikutnya saya mendapat rezeki sebesar Rp 2.000.000,- setelah jum’at sebelumnya mengantarkan shodaqoh uang teman saya Indrianto sebesar Rp 1.000.000,- ke Panti Asuhan Nurul Iman,,,Subhanallah. Sebuah keberuntungan dan rezeki yang tidak pernah saya sangka-sangka datangya karena yang Ghaib hanya milik Allah swt. Kita sebagai Hamba hanya wajib berdoa dan berusaha serta memperbanyak ibadah diiringi perbuatan-perbuatan amal sholeh lainnya (diantaranya shodaqoh dan menjadi perantara shodaqoh). Menjadi perantara kebaikan bagi banyak orang dengan bimbingan Al’quran dan Sunah Nabi Muhammad saw. Kerjakan saja secara ikhlas dan semoga bernilai ibadah disisi-Nya, dan biar bagaimana Allah swt memberikan yang terbaik bagi kita. Apakah itu berupa pembalasan baik secara langsung di dunia maupun penundaan kenikmatan kelak di akherat yang kekal. Aamiin.

 
Hery Arianto,

(Perantara Shodaqoh)
HP. 0813 5162 6905  / Pin BB 26004EDB
 


   

Kamis, 12 Februari 2015

Shodaqoh Pekan Muharam 1435 H / 2013 M (Kumpulkan Shodaqoh Rp 8.750.000,- Dapat Job Training Pelindo Senilai Rp 20.000.000,-)



        Pada suatu sore di awal Oktober tahun 2013, saya ke Panti Asuhan Sahabat Yatim untuk menyampaikan titipan shodaqoh salah seorang donator kenalan di BB. Saya disambut salah seorang petugas yayasan secara ramah di meja pelayanan Donatur. Shodaqoh berupa uang tunai sebesar Rp 150.000,- tersebut saya serahkan kepada petugas penerima yang kemudian segera membuat kwitansi bukti penyerahan dana shodaqoh. Pada saat petugas panti membuatkan kwitansi shodaqoh, saya melihat sebuah X-Banner disamping meja petugas yang bertuliskan “Bingkisan Pekan Muharram 1435 H” yang salah satu kegiatannya adalah menghimpun donasi dari para Donatur untuk dibagikan ke anak-anak Yatim Piatu yang ada di dalam asrama maupun yang ada di luar asrama.
        Secara spontan hati saya berkata “bagus sekali program ini, dan patut saya ikuti”. Sepintas pikiran saya menerawang bagaimana tindak lanjutnya. Belum sempat terpikir secara rinci apa yang akan dilakukan, petugas yayasan sudah selesai menulis kwitansi bukti terima shodaqoh tunai titipan saya. Si petugas kemudian membacakan doa bagi kebaikan Donatur. Setelah doa dipanjatkan, saya kemudian bergegas pulang dan mengucapkan terima kasih kepada petugas yayasan tersebut. Mengendarai sepeda motor kesayangan yang relatif masih berumur 2 tahun peninggalan masa menjadi pegawai bank, saya sambil berpikir-pikir apa yang akan saya lakukan untuk mengadakan Program Pekan Muharram 1435 H yang bermanfaat bagi anak yatim piatu. Tak berapa lama saya telah sampai dirumah dari perjalanan ke panti asuhan Sahabat Yatim tadi yang hanya berjarak sekitar 2 KM saja. Tiba-tiba dirumah saya baru menemukan gagasan untuk menghimpun dana kepada Para Donatur yang ada di BB untuk disalurkan langsung ke ade-ade yang ada di Panti Asuhan.
        Tidak mau ide tersebut lenyap begitu saja, saya langsung mengkonsep broadcast via blackberry perihal “Program Shodaqoh Pekan Muharam 1435 H”. Bbunyi broadcast tersebut kurang lebih seperti ini :
“Assalamualaikum …Dalam Rangka Tahun Baru Hijriyah 1 Muharam 1435 H, kami mengadakan Program Shodaqoh Pekan Muharam 1435 H. Adapun program tersebut berupa pemberian uang tunai kepada Anak Yatim-Piatu yang ada di Panti Asuhan sebesar Rp 100.000,- untuk setiap anak. Kepada sahabat donator yang ingin berpartisipasi kami persilahkan sukarela”

Konsep bc (broadcast) tersebut langsung saya sebar secara otomatis. Tak terasa waktu memasuki waktu sholat maghrib, kumandang adzan pun bergema mengiringi pergantin waktu sore menuju malam. Selesai melaksanakan sholat maghrib berjamaah di masjid, saya pulang ke rumah. Setelah makan malam bersama keluarga kecil tercinta saya yang terdiri dari isteri tercinta Lidianur dan ke-2 anak saya Khansa Nabilla (9 tahun) dan Muhamad Almer Nibras (5 tahun) ---(pada bab berikutnya di tahun 2014 saya kembali dianugerahkan putera ke-3 pada tanggal 24 November 2014 dengan nama Muhamad Akhtar Nibras,,,Alhamdulillah). Diluar dugaan ada 5 pesan masuk dari beberapa teman yang menyatakan keinginan untuk berpartisipasi dalam program shodaqoh muharam tersebut. Saya senang luar biasa sekaligus terharu karena tidak menyangka masih dipercaya mereka untuk menggalang dana ke panti asuhan. Ada teman yang langsung menyanggupi shodaqoh Rp 1.000.000,- dan beberapa lainnya dengan nilai variatif berkisar ratusan ribu rupiah. Selang beberapa hari kembali beberapa teman menghubungi keinginan mereka untuk ikut berpartisipasi program shodaqoh secara berjamaah tersebut. Ada yang menjanjikan dananya 1-2 hari lagi adapula yang secara spontan mentransfer melalui mobile banking dan ATM serta ada yang meminta waktu nanti ketika tanggal gajian tiba.
        Dalam waktu 3 minggu telah terkumpul dana sebesar Rp 8.750.000,- dari 25 orang sahabat donatur. Dari beberapa donatur tersebut ada hal yang menarik, karena diantara mereka ada yang :
  1. Ade kelas di SMA yang sumbang Rp 1.000.000,- kebetulan telah menjadi pejabat di Kabupaten Penajam Paser Utara (berseberangan laut dengan kota Balikpapan).
  2. Teman-teman baru kenal di bb yang belum pernah bertemu bahkan hingga saat ini.
  3. Teman baru yang tidak sengaja dikenal dan berasal dari Pulau Bali.
  4. Teman sekolah SMP dan SMA yang baru bertemu lewat bb dan berdomisili di luar kota diantaranya Samarinda, Malang, Surabaya, Jakarta, Palembang, Riau.
  5. Teman-teman yang usianya jauh dibawah usia saya dan bahkan ada pula yang paling senior karena orang tua dari teman sekolah.
  6. Teman baru yang belum pernah melihat wajahnya di profil bb, beberapa bulan kemudian baru berkesempatan tatap muka.
  7. Teman baru dari berbagai profesi dan pekerjaan (PNS, pegawai bank, Profesi kesehatan, pekerja swasta, agen asuransi, pengusaha dll).
Semua donatur tersebut sangat mempercayakan penyaluran dana shodaqoh mereka kepada saya sehingga saya tidak terlalu repot harus membuat bukti terima secara orang per-orang. Namun secara tekhnis, uang mereka saya masukkan ke amplop masing-masing yang bertuliskan nama mereka dan doa-doa yang mereka inginkan dari ade-ade panti asuhan. Setiap amplop berisi uang Rp 100.000,- dengan bertulikan nama donatur dan doa pengharapan masing-masing. Beberapa donatur memiliki lebih dari 1 amplop donasi yang berarti memberikan santunan kepada lebih dari 1 anak yatim. Amplop-amplop uang beserta nama dan doa mereka saya fhoto dan kirim via bb ke mereka sebagai upaya mengeliminir prasangka buruk (setidaknya menurut saya). Alhamdulillah mereka tidak merasa keberatan karena prinsipnya sudah mempercayakan penyalurannya kepada saya.
        Pada hari yang telah saya tentukan uang sebesar Rp 8.750.000,- yang terdiri 87 amplop tersebut saya bagi pada 2 tempat penyaluran, yakni Panti Asuhan Nurul Iman dan Panti Asuhan Sahabat Yatim. Pada program perdana ke panti asuhan inilah saya mengenal sosok Ustadz Saeful Ishaq pengasuh Panti Asuhan Nurul Iman yang dikemudian hari banyak hal yang saya peroleh dari beliau berupa ilmu agama dan pelajaran kehidupan. Sampai hari ini tidak banyak saya akrab dengan pengurus beberapa panti asuhan dan beliau salah satu orang yang sangat nyaman untuk diajak bicara banyak hal. Setelah penyaluran langsung ke tangan ade-ade panti asuhan, saya fhoto penyerahan tersebut untuk saya kirim kepada para donatur guna menjaga kepercayaan mereka dan sebagai upaya pertanggungjawaban dari saya. Kontak person panti asuhan yang disantuni juga saya sampaikan ke para donatur agar mereka bisa melakukan pengecekan kebenaran penyaluran shodaqoh tunai tersebut.
        Bulan Oktober 2013 penyaluran Program Shodaqoh Pekan Muharam tersebut, sebulan kemudian yakni bulan November 2013 saya dapat tawaran “Project Training Service Excellence” dari PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Kotabaru. Project senilai Rp 20.000.000,- tersebut akan dilaksanakan di bulan Desember tepatnya tanggal 19-20 Desember 2013,,, Alhamdulillah. Project training tersebut berjalan selama 2 hari dan berlangsung lancar dengan memuaskan perusahaan. Rp 20.000.000,- tersebut, saya yakini merupakan balasan Allah swt dari penyaluran shodaqoh berjamaah dengan nilai Rp 8.750.000,-  Mari kita pikirkan sejenak, uang Rp 8.750.000,- bukan milik saya melainkan milik para donatur. Saya hanya memfasilitasi penyalurannya saja. Namun justru Allah swt membalas langsung kepada saya sebesar Rp 20.000.000,-. Saya sangat berharap dan tentunya berkeyakinan bahwa para donatur Program Shodaqoh Pekan Muharam 1435 H/2013 tersebut juga mengalami keberuntungan-keberuntungan dan keberkahan-keberkahan seperti yang saya alami secara langsung,,,inshaa Allah.


Hery Arianto,

(Perantara Shodaqoh)
HP. 0813 5162 6905  / Pin BB 26004EDB

Sabtu, 07 Februari 2015

Kisah Inspiratif Dibalik Shodaqoh

Saya persilahkan Para Sahabat menorehkan Kisah Inspiratif Shodaqoh yang telah dilaksanakan di halaman ini secara Detail maupun Singkat ,,,,

(Alloh swt Maha Mengetahui atas niat kita memberikan Inspirasi kepada banyak orang untuk berbuat baik sesuai Perintah-Nya.)

Silahkan bercerita ....

Perantara Shodaqoh : Menjembatani Shodaqoh antara Pemilik Harta & Pihak yang Membutuhkan

Sumber Gambar : pengumpulhikmah.blogspot.com

Blog ini saya buat sebagai media :
1. Informasi
2. Komunikasi
3. Berbagi Pengetahuan
4. Berbagi Pengalaman
5. Curahan Hati
6. Testimoni
7. Konsultasi

SEPUTAR Shodaqoh yang dikerjakan secara Personal maupun Berjamaah (Kolektif). Sekaligus Forum Silaturrahmi Para Sahabat-sahabat Berhati Mulia yang selama ini telah berperan aktif dalam Program-program Shodaqoh yang saya inisiasi secara Independent.

Para Donatur (sapaan saya bagi sahabat-sahabat Pegiat Shodaqoh) sangat diharapkan dapat berperan aktif untuk berinteraksi dalam Blog ini sebagai Upaya Menggemakan GERAKAN SHODAQOH BERJAMAAH. Hal ini sangat perlu, agar lebih banyak lagi orang-orang yang memerlukan bantuan dapat menerima uluran tangan-tangan Ikhlas dari Para Donatur yang Mulia Hatinya.

Interaksi juga sangat  diharapkan datang dari Sahabat-sahabat baru yang menemukan Blog ini dan berkeinginan memberikan warna baru sebagai Kisah yang dapat Meng-INSPIRASI.

Semoga kita semua dapat saling BERBAGI dan Menjadi Inspirasi bagi banyak orang,,,

Salam Hidup Berkah,


Hery Arianto
(Perantara Shodaqoh)

=========================================================

Alloh Swt Berfirman:
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Alloh, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Alloh), Maka Alloh akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. dan Alloh menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (Al-Baqoroh : 245)

Alloh Swt Berfirman:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ ، الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ لا يُتْبِعُونَ مَا أَنْفَقُوا مَنًّا وَلا أَذًى لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ ، قَوْلٌ مَعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِنْ صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى وَاللَّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Alloh melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Alloh Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Alloh Maha Kaya lagi Maha Penyantun.” (Al-Baqoroh : 261-263)

Alloh Swt Berfirman:
إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ ، لَيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَلأنْفُسِكُمْ وَمَا تُنْفِقُونَ إِلا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لا تُظْلَمُونَ
“Jika kamu Menampakkan sedekah(mu), Maka itu adalah baik sekali. dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, Maka Menyembunyikan itu lebih baik bagimu. dan Alloh akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Alloh mengetahui apa yang kamu kerjakan. Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Alloh-lah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Alloh), Maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Alloh. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya (dirugikan).” (Al-Baqoroh : 271-272)

Alloh Swt Berfirman:
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَعَلانِيَةً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ
“Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, Maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Al-Baqoroh : 274)

Alloh Swt Berfirman:
وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ ، الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Alloh menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (Ali ‘Imron : 133-134)

Alloh Swt Berfirman:
قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Alloh akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (Saba’ : 39)

Alloh Swt Berfirman:
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ وَلَهُ أَجْرٌ كَرِيمٌ
“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Alloh pinjaman yang baik, Maka Alloh akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan Dia akan memperoleh pahala yang banyak.” (Al-Hadid : 11)

Alloh Swt Berfirman:
إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ
“Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Alloh dan Rasul- Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Alloh pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Al-Hadid : 18)

Alloh Swt Berfirman:
فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَأَنْفِقُوا خَيْرًا لأنْفُسِكُمْ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ، إِنْ تُقْرِضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعِفْهُ لَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ شَكُورٌ حَلِيمٌ
“Maka bertakwalah kamu kepada Alloh menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan Barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, Maka mereka Itulah orang-orang yang beruntung. Jika kamu meminjamkan kepada Alloh pinjaman yang baik, niscaya Alloh melipat gandakan balasannya kepadamu dan mengampuni kamu. dan Alloh Maha pembalas Jasa lagi Maha Penyantun.” (At-Taghobun : 16-17)

Alloh Swt Berfirman:
وَأَقْرِضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا وَمَا تُقَدِّمُوا لأنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Dan berikanlah pinjaman kepada Alloh pinjaman yang baik. dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Alloh sebagai Balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. dan mohonlah ampunan kepada Alloh; Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-Muzzammil : 20)

(Kumpulan Ayat-ayat dikutif dari : abuhaekal.wordpress.com)