Kamis, 12 Februari 2015

Shodaqoh Pekan Muharam 1435 H / 2013 M (Kumpulkan Shodaqoh Rp 8.750.000,- Dapat Job Training Pelindo Senilai Rp 20.000.000,-)



        Pada suatu sore di awal Oktober tahun 2013, saya ke Panti Asuhan Sahabat Yatim untuk menyampaikan titipan shodaqoh salah seorang donator kenalan di BB. Saya disambut salah seorang petugas yayasan secara ramah di meja pelayanan Donatur. Shodaqoh berupa uang tunai sebesar Rp 150.000,- tersebut saya serahkan kepada petugas penerima yang kemudian segera membuat kwitansi bukti penyerahan dana shodaqoh. Pada saat petugas panti membuatkan kwitansi shodaqoh, saya melihat sebuah X-Banner disamping meja petugas yang bertuliskan “Bingkisan Pekan Muharram 1435 H” yang salah satu kegiatannya adalah menghimpun donasi dari para Donatur untuk dibagikan ke anak-anak Yatim Piatu yang ada di dalam asrama maupun yang ada di luar asrama.
        Secara spontan hati saya berkata “bagus sekali program ini, dan patut saya ikuti”. Sepintas pikiran saya menerawang bagaimana tindak lanjutnya. Belum sempat terpikir secara rinci apa yang akan dilakukan, petugas yayasan sudah selesai menulis kwitansi bukti terima shodaqoh tunai titipan saya. Si petugas kemudian membacakan doa bagi kebaikan Donatur. Setelah doa dipanjatkan, saya kemudian bergegas pulang dan mengucapkan terima kasih kepada petugas yayasan tersebut. Mengendarai sepeda motor kesayangan yang relatif masih berumur 2 tahun peninggalan masa menjadi pegawai bank, saya sambil berpikir-pikir apa yang akan saya lakukan untuk mengadakan Program Pekan Muharram 1435 H yang bermanfaat bagi anak yatim piatu. Tak berapa lama saya telah sampai dirumah dari perjalanan ke panti asuhan Sahabat Yatim tadi yang hanya berjarak sekitar 2 KM saja. Tiba-tiba dirumah saya baru menemukan gagasan untuk menghimpun dana kepada Para Donatur yang ada di BB untuk disalurkan langsung ke ade-ade yang ada di Panti Asuhan.
        Tidak mau ide tersebut lenyap begitu saja, saya langsung mengkonsep broadcast via blackberry perihal “Program Shodaqoh Pekan Muharam 1435 H”. Bbunyi broadcast tersebut kurang lebih seperti ini :
“Assalamualaikum …Dalam Rangka Tahun Baru Hijriyah 1 Muharam 1435 H, kami mengadakan Program Shodaqoh Pekan Muharam 1435 H. Adapun program tersebut berupa pemberian uang tunai kepada Anak Yatim-Piatu yang ada di Panti Asuhan sebesar Rp 100.000,- untuk setiap anak. Kepada sahabat donator yang ingin berpartisipasi kami persilahkan sukarela”

Konsep bc (broadcast) tersebut langsung saya sebar secara otomatis. Tak terasa waktu memasuki waktu sholat maghrib, kumandang adzan pun bergema mengiringi pergantin waktu sore menuju malam. Selesai melaksanakan sholat maghrib berjamaah di masjid, saya pulang ke rumah. Setelah makan malam bersama keluarga kecil tercinta saya yang terdiri dari isteri tercinta Lidianur dan ke-2 anak saya Khansa Nabilla (9 tahun) dan Muhamad Almer Nibras (5 tahun) ---(pada bab berikutnya di tahun 2014 saya kembali dianugerahkan putera ke-3 pada tanggal 24 November 2014 dengan nama Muhamad Akhtar Nibras,,,Alhamdulillah). Diluar dugaan ada 5 pesan masuk dari beberapa teman yang menyatakan keinginan untuk berpartisipasi dalam program shodaqoh muharam tersebut. Saya senang luar biasa sekaligus terharu karena tidak menyangka masih dipercaya mereka untuk menggalang dana ke panti asuhan. Ada teman yang langsung menyanggupi shodaqoh Rp 1.000.000,- dan beberapa lainnya dengan nilai variatif berkisar ratusan ribu rupiah. Selang beberapa hari kembali beberapa teman menghubungi keinginan mereka untuk ikut berpartisipasi program shodaqoh secara berjamaah tersebut. Ada yang menjanjikan dananya 1-2 hari lagi adapula yang secara spontan mentransfer melalui mobile banking dan ATM serta ada yang meminta waktu nanti ketika tanggal gajian tiba.
        Dalam waktu 3 minggu telah terkumpul dana sebesar Rp 8.750.000,- dari 25 orang sahabat donatur. Dari beberapa donatur tersebut ada hal yang menarik, karena diantara mereka ada yang :
  1. Ade kelas di SMA yang sumbang Rp 1.000.000,- kebetulan telah menjadi pejabat di Kabupaten Penajam Paser Utara (berseberangan laut dengan kota Balikpapan).
  2. Teman-teman baru kenal di bb yang belum pernah bertemu bahkan hingga saat ini.
  3. Teman baru yang tidak sengaja dikenal dan berasal dari Pulau Bali.
  4. Teman sekolah SMP dan SMA yang baru bertemu lewat bb dan berdomisili di luar kota diantaranya Samarinda, Malang, Surabaya, Jakarta, Palembang, Riau.
  5. Teman-teman yang usianya jauh dibawah usia saya dan bahkan ada pula yang paling senior karena orang tua dari teman sekolah.
  6. Teman baru yang belum pernah melihat wajahnya di profil bb, beberapa bulan kemudian baru berkesempatan tatap muka.
  7. Teman baru dari berbagai profesi dan pekerjaan (PNS, pegawai bank, Profesi kesehatan, pekerja swasta, agen asuransi, pengusaha dll).
Semua donatur tersebut sangat mempercayakan penyaluran dana shodaqoh mereka kepada saya sehingga saya tidak terlalu repot harus membuat bukti terima secara orang per-orang. Namun secara tekhnis, uang mereka saya masukkan ke amplop masing-masing yang bertuliskan nama mereka dan doa-doa yang mereka inginkan dari ade-ade panti asuhan. Setiap amplop berisi uang Rp 100.000,- dengan bertulikan nama donatur dan doa pengharapan masing-masing. Beberapa donatur memiliki lebih dari 1 amplop donasi yang berarti memberikan santunan kepada lebih dari 1 anak yatim. Amplop-amplop uang beserta nama dan doa mereka saya fhoto dan kirim via bb ke mereka sebagai upaya mengeliminir prasangka buruk (setidaknya menurut saya). Alhamdulillah mereka tidak merasa keberatan karena prinsipnya sudah mempercayakan penyalurannya kepada saya.
        Pada hari yang telah saya tentukan uang sebesar Rp 8.750.000,- yang terdiri 87 amplop tersebut saya bagi pada 2 tempat penyaluran, yakni Panti Asuhan Nurul Iman dan Panti Asuhan Sahabat Yatim. Pada program perdana ke panti asuhan inilah saya mengenal sosok Ustadz Saeful Ishaq pengasuh Panti Asuhan Nurul Iman yang dikemudian hari banyak hal yang saya peroleh dari beliau berupa ilmu agama dan pelajaran kehidupan. Sampai hari ini tidak banyak saya akrab dengan pengurus beberapa panti asuhan dan beliau salah satu orang yang sangat nyaman untuk diajak bicara banyak hal. Setelah penyaluran langsung ke tangan ade-ade panti asuhan, saya fhoto penyerahan tersebut untuk saya kirim kepada para donatur guna menjaga kepercayaan mereka dan sebagai upaya pertanggungjawaban dari saya. Kontak person panti asuhan yang disantuni juga saya sampaikan ke para donatur agar mereka bisa melakukan pengecekan kebenaran penyaluran shodaqoh tunai tersebut.
        Bulan Oktober 2013 penyaluran Program Shodaqoh Pekan Muharam tersebut, sebulan kemudian yakni bulan November 2013 saya dapat tawaran “Project Training Service Excellence” dari PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Kotabaru. Project senilai Rp 20.000.000,- tersebut akan dilaksanakan di bulan Desember tepatnya tanggal 19-20 Desember 2013,,, Alhamdulillah. Project training tersebut berjalan selama 2 hari dan berlangsung lancar dengan memuaskan perusahaan. Rp 20.000.000,- tersebut, saya yakini merupakan balasan Allah swt dari penyaluran shodaqoh berjamaah dengan nilai Rp 8.750.000,-  Mari kita pikirkan sejenak, uang Rp 8.750.000,- bukan milik saya melainkan milik para donatur. Saya hanya memfasilitasi penyalurannya saja. Namun justru Allah swt membalas langsung kepada saya sebesar Rp 20.000.000,-. Saya sangat berharap dan tentunya berkeyakinan bahwa para donatur Program Shodaqoh Pekan Muharam 1435 H/2013 tersebut juga mengalami keberuntungan-keberuntungan dan keberkahan-keberkahan seperti yang saya alami secara langsung,,,inshaa Allah.


Hery Arianto,

(Perantara Shodaqoh)
HP. 0813 5162 6905  / Pin BB 26004EDB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar